Rumah Sakit Umum Materna Medan – MRI dilakukan pada organ, tulang, dan jaringan dalam tubuh untuk mendeteksi kondisi tertentu secara detail melalui gambar 3D. Berbeda dengan foto Rontgen atau CT scan, MRI tidak memancarkan radiasi sehingga lebih aman digunakan untuk anak-anak dan ibu hamil. Jika Anda juga ingin melakukan tes MRI perlu mengetahui apa saja prosedur pemeriksaan MRI. Berikut ulasannya:
Persiapan Menjalani MRI
Berikut ini prosedur persiapan yang perlu Anda lakukan sebelum menjalani MRI:
- Melepas semua benda logam yang menempel pada tubuh, seperti perhiasan, alat bantu dengar, jam tangan, ikat pinggang, peniti, gigi palsu, kacamata, wig, dan pakaian dalam yang memiliki komponen logam.
- Mengenakan pakaian khusus untuk tes MRI yang diberikan di tempat pemeriksaan.
- Tidak membawa masuk ponsel dan benda elektronik lainnya ke dalam ruangan.
- Melakukan konsultasi kepada dokter jika Anda menderita claustrophobia atau takut berada dalam ruang tertutup agar dokter dapat memberikan obat penenang atau melakukan bius jika memang diperlukan.
- Umumnya pasien diperbolehkan makan dan minum atau mengonsumsi obat-obatan seperti biasa sebelum prosedur MRI dilakukan, kecuali ada larangan khusus dari dokter.
- Pada kasus tertentu, pasien akan dianjurkan untuk puasa selama 4 jam sebelum pemeriksaan MRI. Hal ini tergantung pada area atau bagian tubuh mana yang akan diperiksa.
Prosedur Pemeriksaan MRI
Apa saja prosedur pemeriksaan MRI? Nah, untuk pemeriksaan MRI biasanya berlangsung selama 15–90 menit, tergantung area tubuh yang diperiksa. Berikut selengkapnya tahap-tahap pemeriksaan MRI:
- Anda akan diminta untuk berbaring di atas tempat tidur yang telah disesuaikan dengan keperluan pemeriksaan.
- Petugas akan memantau dan berkomunikasi dengan Anda melalui interkom yang tersambung di kedua ruangan.
- Selama pemeriksaan ini, Anda akan dimasukkan ke dalam alat MRI yang berbentuk tabung dengan bagian terbuka di kedua ujungnya.
- Selama pemeriksaan, Anda tidak boleh bergerak agar hasil gambar terlihat jelas dan tidak kabur.
- Mesin MRI akan mulai memindai untuk mendapatkan semua gambar organ tubuh secara rinci dan mendalam.
- Selama pemeriksaan, Anda bisa menggunakan penutup telinga untuk mengurangi rasa tidak nyaman dikarenakan bunyi yang berasal dari mesin.
- Bagi Anda yang menggunakan MRI, maka akan diminta untuk melakukan beberapa aktivitas kecil, seperti menggosok benda atau menjawab pertanyaan yang diberikan guna melihat bagian otak yang teraktivasi.
- Pemeriksaan MRI tidak akan terasa sakit. Namun, kemungkinan Anda akan merasakan sensasi kedutan saat prosedur berlangsung. Hal ini sangat normal lantaran proses MRI dapat menstimulasi saraf di dalam tubuh. Selain itu, untuk meningkatkan ketepatan gambar, terkadang disuntikkan zat pewarna khusus (kontras) melalui pembuluh darah.
Setelah Melakukan MRI
Ada beberapa hal setelah melakukan MRI yang penting untuk diketahui sebagai berikut:
- Anda tetap diperbolehkan untuk pulang dan melanjutkan aktivitas normal setelah menjalani MRI. Namun, jika Anda yang diberikan obat penenang sebelum pemeriksaan, dianjurkan untuk tidak mengendarai kendaraan dan mengoperasikan alat berat selama 24 jam.
- Hasil pemeriksaan akan ditinjau oleh dokter radiologi. Jika diperlukan, dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani pemeriksaan atau tes lain agar mendapat hasil pemeriksaan yang lebih akurat.
- Hasil dari pemeriksaan MRI akan Anda diterima dalam jangka waktu satu minggu setelah selesai pemeriksaan.
- Jika ditemukan kelainan, dokter akan menentukan penanganan yang tepat sesuai kondisi tubuh Anda.
Efek Samping MRI
Meskipun pemeriksaan MRI tergolong prosedur yang relatif aman, tetap berisiko menimbulkan efek samping seperti berikut:
- Munculnya rasa mual, pusing, dan sensasi rasa logam di mulut, akibat reaksi alergi dari zat kontras.
- Kerusakan pada logam atau alat elektronik yang tertanam di dalam tubuh jika sebelumnya tidak dilepas terlebih dahulu. Hal ini terjadi akibat medan magnet MRI yang dapat menarik benda tersebut.
- Terjadinya gagal ginjal akut pada pasien yang menderita gangguan ginjal dari penggunaan zat kontras.
Setelah mengetahui apa saja prosedur pemeriksaan MRI, Anda bisa mempersiapkan diri secara mendalam ketika akan melakukan MRI. Dan jika Anda mau melakukan pemeriksaan MRI, bisa langsung datang ke Rumah Sakit Materna Medan. Semoga bermanfaat.