RS Materna : Rumah Sakit Medan – Mengenal Radiasi Pada Pemeriksaan Radiologi– Saat mengidap suatu kondisi kesehatan, Anda biasanya akan diminta untuk menjalani serangkaian pemeriksaan oleh dokter. Salah satunya adalah menjalani pemeriksaan radiologi untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda secara detail.

Metode pemeriksaan dengan radiologi akan membantu dokter untuk mengetahui kondisi bagian dalam tubuh pasien sebelum menentukan pengobatan yang tepat. Media yang digunakan untuk teknik pemeriksaan ini cukup beragam, mulai dari zat radioaktif, penyinaran, gelombang suara, hingga medan magnet.
Meskipun memiliki peran yang krusial dalam bidang kesehatan, tapi radiologi tetap mempunyai efek samping berupa radiasi. Apalagi jika pemeriksaan tidak dilakukan sesuai anjuran. Berikut ini beberapa efek samping yang bisa saja muncul akibat radiasi radiologi.
Radiasi Pada Pemeriksaan Radiologi
Pemeriksaan radiologi pada dasarnya bertujuan baik karena membantu dokter mengetahui kondisi tubuh pasien sebelum mendiagnosa penyakitnya. Umumnya metode pemeriksaan ini jarang menimbulkan efek samping bila dilakukan sesuai dengan prosedur. Namun, tak ada salahnya melihat efek samping yang bisa saja ditimbulkan dari metode pemeriksaan ini.
Risiko Kanker CT Scan
CT Scan yang dilakukan satu kali sebenarnya tergolong aman bagi pasien dan hampir tidak memiliki efek samping. Kendati demikian, radiasi dari CT Scan yang dijalani berulang kali dapat menimbulkan risiko kanker. Risiko terkena kanker lebih besar terjadi pada anak-anak yang sering melakukan CT Scan pada bagian dada atau perut.
Risiko Jangka Pendek Sinar X-Ray
Radiasi yang terjadi pada metode pemeriksaan X-Ray dapat menimbulkan efek samping bagi pasien, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Efek samping jangka pendek yang kerap kali dirasakan, walaupun rendah, mulai dari pendarahan, muntah, rambut rontok, pingsan, hingga hilangnya kulit dan rambut.
Jika dibandingkan dengan CT Scan, sinar X-ray memiliki radiasi dosis yang lebih rendah sehingga tidak diyakini menyebabkan masalah kesehatan langsung.
Turunnya Tekanan Darah
Kasus yang satu ini sebenarnya jarang terjadi, tetapi cairan kontrak pada pemeriksaan radiologi bisa menyebabkan tekanan darah turun. Radiasinya juga bisa menimbulkan anafilaktik hingga serangan jantung. Tak hanya itu, cairan kontras juga bisa menyebabkan sensasi rasa logam di mulut, mual, pusing, muntah, dan gatal.
Radiasi Pemeriksaan Radiologi Pada Ibu Hamil
Sebagian ahli berpendapat bahwa rontgen ketika hamil dapat menimbulkan radiasi pada janin. Namun, tidak sedikit pula ahli yang mengatakan bahwa rontgen saat hamil tidak meningkatkan risiko keguguran, masalah perkembangan bayi, cacat lahir, maupun efek samping lainnya.
Kendati demikian, ada ahli yang berpendapat bahwa semakin sering ibu hamil terpapar radiasi X-ray, maka dapat meningkatkan risiko bayi mengalami kerusakan sel-sel tubuh. Oleh karenanya, ibu hamil dianjurkan untuk konsultasi terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan radiologi.
Selain itu, ibu hamil sebaiknya juga menghindari pemeriksaan radiologi yang melibatkan tingkat radiasi tinggi.
Tingkat Keamanan Pemeriksaan Radiologi
Pada dasarnya, setiap pemeriksaan memang memiliki efek samping, tidak terkecuali radiologi. Namun, metode pemeriksaan radiologi yang dilakukan sesuai dengan prosedur relatif aman dilakukan. Bila pemeriksaan tidak dilakukan sesuai anjuran, maka pasien bisa saja mengalami efek samping akibat radiasi.
Efek samping akibat radiasi dalam dosis tinggi juga bisa dialami oleh orang yang melakukan pemeriksaan radiologi secara terus menerus. Efek samping yang bisa saja ditimbulkan akibat radiasi ialah rambut rontok, merusak sel-sel tubuh, menyebabkan kulit terbakar, hingga meningkatkan risiko kanker.
Untuk mencegah timbulnya gangguan selama pemeriksaan radiologi, pasien harus lebih terbuka pada dokter. Apalagi jika pasien memiliki masalah kesehatan tertentu, seperti menderita organ hati dan ginjal, memiliki implan yang terpasang di tubuh, dan memiliki tato di tubuh.
Selain itu, orang-orang dengan kondisi claustrophobia, mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi terhadap cairan kontras dan obat tertentu, serta sedang hamil, juga dianjurkan untuk memberi tahu dokter sebelum menjalani pemeriksaan radiologi.
Demikian tadi radiasi yang bisa ditimbulkan dari pemeriksaan radiasi. Jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti di atas, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk menghindari efek samping yang bisa terjadi akibat pemeriksaan radiologi. Selain itu, sebelum pemeriksaan sebaiknya jangan melakukan aktivitas berat dan mematuhi prosedur yang dijelaskan oleh tenaga medis.