Mengenal Tremor: Gejala, Jenis, dan Faktor Risiko

Rumah Sakit Materna Medan | Mengenal Tremor: Gejala, Jenis, dan Faktor Risiko – Tremor merupakan gerakan gemetar pada bagian tubuh tertentu yang terjadi secara berulang tanpa sadar. Kondisi tersebut biasanya terjadi di bagian tangan, tapi juga bisa menyerang bagian tubuh lainnya. Misalnya saja kaki ataupun kepala. Tremor sendiri tidak selalu menandakan kondisi yang membahayakan, tapi di beberapa kasus, kondisi tremor ini harus diwaspadai.Mengenal Tremor: Gejala, Jenis, dan Faktor Risiko

Mengenal Tremor

Secara ilmiah, tremor merupakan kondisi di mana tubuh mengalami sebuah kontraksi otot ritmis tanpa sengaja dan juga tidak terkendali. Sehingga hal tersebut menyebabkan munculnya gerakan gemetar pada satu ataupun lebih bagian pada tubuh. Kondisi tersebut biasanya sering muncul pada bagian tangan, tapi juga bisa terjadi pada kaki, kepala, badan, lengan, dan bahkan suara yang menjadi lebih bergetar tanpa disadari.

Apakah tremor termasuk gejala yang membahayakan? Sebenarnya kondisi ini tidak terlalu berbahaya atau menandakan sebuah kondisi medis yang cukup serius. Akan tetapi, gerakan yang tidak terkendali misalnya terjadi pada tangan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti misalnya membuat penderitanya kesulitan berbicara atau menulis.

Tremor sendiri merupakan kondisi yang tidak hanya dapat terjadi pada orang dewasa saja, tapi juga bisa saja terjadi pada semua kalangan, bahkan pada anak-anak. Perlu dipahami bahwa tremor seringkali menjadi sebuah kondisi yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya yakni dengan risiko 50 persen.

Gejala Tremor

Berdasarkan fakta yang ada, gejala tremor yang bisa saja muncul mungkin saja tidak sama. Akan tetapi, secara umum gejala tremor meliputi:

  • Munculnya rasa gemetar yang tidak terkendali pada area tangan, kaki, kepala, dan juga lengan.
  • Merasakan suara seperti gemetaran ketika berbicara.
  • Mengalami kesulitan dalam menggambar atau menulis karena gemetar.
  • Mengalami kesulitan untuk menggenggam ataupun menggunakan alat dengan tangan.

Jenis-jenis Tremor

Berdasarkan penyebab dan gejalanya, tremor sendiri dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

1. Tremor Fisiologis
Tremor fisiologis merupakan salah satu jenis tremor yang getarannya relatif ringan dan tidak disertai dengan penyebab yang berasal dari otak. Kondisi tersebut dapat terjadi pada siapapun, termasuk juga orang yang sehat. Gejala tremor ini umumnya akan semakin buruk ketika seseorang kelelahan, mengalami stres secara emosional, mengonsumsi alkohol, atau hipoglikemia.

2. Tremor Esensial
Tremor esensial merupakan salah satu jenis tremor yang paling umum terjadi dan biasanya dimulai dari satu bagian tubuh saja. Akan tetapi tremor ini dapat mempengaruhi bagian tubuh lainnya. Bagian tubuh yang paling sering mengalami hal tersebut adalah kepala,, lidah, dan juga kaki.

3. Tremor Cerebellar
Tremor cerebellar adalah jenis tremor yang muncul di akhir sebuah gerakan yang dilakukan dengan sadar, misalnya saja ketika menekan tombol ataupun membuka pintu. Kondisi tersebut biasanya dipicu oleh adanya kerusakan pada otak kecil akibat tumor, stroke, dan gangguan kesehatan lain. Tremor jenis ini terjadi secara lambat di tungkai. Biasanya sisi otak yang mengalami kerusakan akan sama dengan bagian tungkai yang mengalami tremor.

4. Tremor Distonik
Tremor distonik kerap kali menyerang orang yang mengalami kondisi distonia yakni gerakan saat seseorang mengalami kontraksi otot tanpa sadar. Di mana hal tersebut menyebabkan gerakan melintir dan berulang serta postur tubuh abnormal yang menyakitkan. Tremor jenis ini seringkali muncul secara tidak teratur dan bisa terjadi di bagian tubuh mana saja. Umumnya, penderita memerlukan istirahat total untuk bisa mengatasi kondisi tersebut.

5. Tremor Ortostatik
Gejala yang satu ini muncul karena adanya kontraksi otot berirama pada kaki dan juga batang tubuh seperti torso atau trunkus. Penderita biasanya akan merasakan ketidakseimbangan tubuh saat berdiri. Umumnya tremor jenis ini akan menghilang setelah istirahat selama beberapa saat.

Faktor Risiko Tremor

Tremor dapat menyerang siapapun, baik orang tua ataupun anak-anak. Hanya ada beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan gejala tersebut, antara lain:

  • Perubahan genetik
  • Riwayat keluarga
  • Rasa lelah pada otot
  • Usia sudah lebih dari 40 tahun
  • Gula darah rendah atau hipoglikemia
  • Mengidap gangguan kecemasan
  • Konsumsi kafein berlebih
  • Penggunaan obat-obatan
  • Kecanduan alkohol

Demikian penjelasan mengenai apa itu tremor, penyebab, gejala, jenis-jenis, dan faktor risikonya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar