RSU Materna Medan– Peran Anestesi Dalam Menangani Pasien Pascaoperasi | Kata anestesi pasti tidak asing bagi Anda yang pernah menjalankan operasi. Sebenarnya, apa itu anestesi? Apa pula peran anestesi dalam menangani pasien pasca operasi? Simak penjelasannya di bawah ini. Informasi ini sangat penting bagi Anda yang baru pertama kali akan melakukan prosedur operasi.
Apa Itu Anestesi?
Anestesi lebih dikenal dengan istilah pembiusan. Dokter memberikan prosedur ini untuk pasien yang akan menjalankan operasi. Tujuan pasien diberikan anestesi adalah agar pasien tersebut tidak merasakan sakit selama operasi. Beberapa saat setelah obat bius disuntikkan, Anda tidak akan merasakan apapun. Bisa jadi efeknya hanya di bagian tubuh tertentu saja ataupun seluruh bagian tubuh.
Peran Anestesi untuk Pasien Pasca Operasi
Anestesi memang dilakukan sebelum prosedur operasi dimulai. Tapi, ternyata prosedur medis ini juga bisa dilakukan pada pasien pasca operasi. Lalu, apa peran anestesi untuk pasien pasca operasi?
Mengurangi Rasa Nyeri
Saat efek anestesi sudah habis, maka pasien akan merasakan kembali seluruh tubuhnya. Hal ini termasuk merasakan efek samping pasca operasi. Umumnya, pasien akan merasakan nyeri, panas, dan rasa tidak nyaman lainnya di bagian yang dioperasi.
Hal ini sebenarnya sangat wajar. Rasa tidak nyaman tersebut menunjukkan bahwa sinyal sensorik dan saraf yang terhubung ke pusat otak kembali normal. Namun, tidak semua pasien mampu menahan rasa tidak nyaman tersebut. Karena itulah, dokter akan memberikan anestesi lanjutan setelah operasi selesai dilakukan.
Mengurangi Gerakan Pada Bagian yang Dioperasi
Anda tidak boleh banyak bergerak atau tidak boleh bergerak sama sekali setelah proses operasi. Gerakan yang Anda lakukan justru akan menambah rasa sakit di bagian yang luka tersebut. Dengan mengurangi gerakan, proses pemulihan akan menjadi lebih cepat.
Nah, salah satu caranya adalah dengan memberikan anestesi pasca operasi. Saat obat bius diberikan, maka anggota tubuh tidak akan bisa digerakkan sementara. Diharapkan car aini mampu mempercepat pemulihan. Tentunya, pasien pun menjadi lebih nyaman.
Mengurangi Risiko Perdarahan
Salah satu risiko pasca operasi adalah perdarahan. Hal ini sangat berbahaya apalagi jika pasien berisiko kehilangan banyak darah. Untuk mencegah hal ini dan efek samping seriusnya, dokter akan memutuskan memberikan anestesi. Saat obat anestesi disuntikkan, bagian tubuh yang dioperasi akan lumpuh sementara. Efek samping lainnya adalah darah tidak akan banyak keluar.
Mengurangi risiko Bengkak
Selain risiko perdarahan, pasien juga akan merasakan bengkak pada bagian yang dioperasi. Umumnya, proses pembengkakan diikuti dengan rasa nyeri. Hal ini umumnya membuat pasien banyak bergerak untuk mengurangi rasa tidak nyaman. Karena itulah, dokter akan memberikan anestesi.
Mengurangi Risiko Saat Pasien Berada Di Lingkungan yang Dingin
Ada kalanya pasien berada di lingkungan yang dingin pasca operasi. Ada baiknya hal ini dihindari terlebih dahulu setelah melakukan prosedur operasi. Pasalnya hawa dingin berisiko mempengaruhi daya tahan tubuh.
Saat daya tahan terpengaruh, proses pemulihan pasca operasi pun akan terganggu. Biasanya rasa nyeri akan lebih terasa saat berada di lingkungan yang terlalu dingin. Jika tidak ada alternatif lainnya, maka dokter akan memberikan anestesi agar pasien lebih tenang.
Mengurangi Risiko Jika Operasi Di Lakukan Di Area Vital
Anestesi setelah operasi biasanya juga diberikan kepada pasien yang melakukan operasi di area vital. Area vital di sini termasuk melakukan operasi pada sistem pernapasan, operasi di bagian dada, operasi di bagian perut bagian atas, dan lain-lain.
Pada fase ini, dokter akan menyuntikkan obat anestesi ke pembuluh darah. Memang, tubuh Anda seperti tidak ada rasanya setelah proses tersebut. Bahkan Anda akan mengantuk dan akhirnya tertidur. Tenang saja! Walaupun begitu, Anda tetap bisa bernapas. Justru tujuan pemberian anestesi agar Anda bisa tetap bisa bernapas.
Nah, sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi saat dokter memberikan anestesi baik sebelum dan pasca operasi. Tentu saja, prosedur pembiusan ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Saat dokter memutuskan untuk memberikan anestesi tentu keputusan tersebut sudah melalui pemeriksaan mendalam.
Intinya, tujuan utama dari pemberian anestesi pasca operasi adalah untuk membuat pasien tetap nyaman, mengurangi risiko yang tidak diinginkan, serta memaksimalkan proses pemulihan.