Inilah Dampak Paru-Paru Basah Yang Tidak Cepat Diobati

RS Materna Medan – Jangan sepelekan penyakit paru-paru basah! Segera ke dokter untuk mendapatkan pengobatan! Pasalnya, penyakit peradangan pada paru-paru ini akan menimbulkan komplikasi jika tidak segera diobati. Berikut ini beberapa dampak paru-paru basah yang tidak cepat diobati.

Inilah Dampak Paru-Paru Basah Yang Tidak Cepat Diobati

Menyebabkan Bakteremia dan Syok Septik
Salah satu dampak serius jika paru-paru basah tidak cepat mendapatkan penanganan medis adalah terjadinya bakteremia. Komplikasi ini terjadi saat bakteri penyebab paru-paru basah masuk ke aliran darah.

Jika tetap tidak ditangani secara medis, maka pasien tersebut akan terserang penyakit serius lainnya, yaitu syok septik. Syok septik adalah reaksi tubuh yang menandakan adanya infeksi. Saat hal ini terjadi, maka tekanan darah Anda akan turun drastis.

Ketika tekanan darah turun drastis maka jantung tidak bisa mensuplai cukup darah ke seluruh organ tubuh. Jika sudah terlambat, maka bisa terjadi risiko kematian.

Terjadi Abses
Dampak lain jika penderita paru-paru basah tidak segera mendapatkan penanganan medis adalah munculnya abses. Kemungkinan komplikasi ini semakin besar jika penderita memiliki riwayat penyakit gusi.

Umumnya, penderita dengan riwayat ini memiliki kekebalan tubuh yang lemah. Saat menderita paru-paru basah mereka juga sangat rentan terserang bakteremia yang memicu abses. Pada kondisi kronis seperti ini, paru-paru akan memiliki rongga.

Rongga ini akan dipenuhi oleh nanah. Penderita paru-paru basah yang disertai abses akan ditangani dengan pemberian antibiotik. Jika sudah tidak memungkinkan, maka dokter akan melakukan prosedur pembedahan atau drainase.

Terjadi Penumpukkan Cairan Pada Pleura
Risiko lain yang terjadi jika penderita paru-paru basah membiarkan kondisinya tanpa penanganan medis adalah terjadinya penumpukkan cairan. Cairan tersebut akan memenuhi pleura atau selaput atau membran.

Selaput ini melapisi bagian luar paru-paru dan bagian dalam rongga dada. Semakin pleura dipenuhi cairan, selaput ini akan semakin membengkak. Karena itulah, penderita akan merasakan sakit yang luar biasa saat menarik napas.

Terjadi Gagal Napas
Penderita paru-paru basah yang mengalami komplikasi penumpukkan cairan di selaput pleura harus segera ditangani. Jika fungsi paru-paru tidak akan berjalan maksimal lagi. Contohnya, paru-paru tidak bisa mensuplai oksigen ke darah.

Paru-paru juga tidak akan bisa membuang karbondioksida dari darah. Semakin banyak karbondioksida di dalam organ tubuh, maka jaringan dan organ tubuh lainnya pun akan ikut terganggu. Penderita akan merasakan sesak napas dan pada akhirnya mengalami kondisi yang disebut gagal napas. Kondisi ini sangat mengancam jiwa penderitanya.

Menderita Batuk Darah
Saat penderita meremehkan kondisi paru-paru basahnya dan semakin parah, mereka akan mengalami batuk darah. Hal ini terjadi karena ada infeksi pada dada. Segera bawa ke dokter jika Anda melihat saudara atau teman Anda mengalami kondisi seperti ini.

Jika batuk darah dibiarkan tanpa tindakan medis, paru-paru akan membengkak atau meradang. Semakin lama penderita ditangani, semakin kecil kesempatan untuk sembuh.

Mengalami Sesak Napas
Sekali lagi, jangan remehkan penyakit paru-paru basah! Di kondisi tertentu, Anda akan mengalami sesak napas. Rasanya sulit sekali bernapas walaupun Anda sudah berusaha untuk mengambil napas. Bahkan, rasa tidak nyaman ini akan disertai dengan rasa nyeri di dada.

Salah satu alasannya adalah karena sudah terjadi infeksi di paru-paru. Infeksi inilah yang menyebabkan paru-paru membengkak. Saat membengkak, paru-paru akan terisi cairan bahkan nanah. Semakin banyak cairan atau nanah yang ada di paru-paru, semakin sulit oksigen masuk ke dalam darah.

Mengantuk dan Kebingungan
Dampak lain yang sepertinya ringan tapi tidak boleh diremehkan adalah mengantuk dan kebingungan. Kenapa penderita paru-paru basah akan terasa mengantuk dan kebingungan? Hal ini terjadi karena paru-paru sudah tidak berfungsi secara maksimal.

Saat hal ini terjadi, sistem kekebalan tubuh juga akan rusak. Pada kondisi ini, tekanan darah mulai turun, urin pun berkurang, bahkan mental pun bisa terganggu. Awalnya, penderita akan merasa pusing. Setelah itu, mereka akan kebingungan. Ini karena kadar oksigen dalam darah si penderita sangat rendah.

Sekarang, Anda paham bahayanya paru-paru basah jika tidak cepat ditangani secara medis. Jika ada gejala paru-paru basah segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Jika sudah terdiagnosa, maka ikuti semua perintah dokter.

Semakin cepat ditangani dan diobati, kemungkinan sembuh dari penyakit paru-paru basah semakin besar. Anda pun tidak perlu merasakan komplikasi seperti yang dijelaskan di atas.

Tinggalkan komentar