Cara Mengatasi Gejala Alergi Serbuk Sari Secara Alami

RS Materna : Rumah Sakit Medan | Cara Mengatasi Gejala Alergi Serbuk Sari Secara Alami – Jika Anda merasa gatal-gatal, bersin, hidung tersumbat, dan bahkan mata berair, ketika berada dekat dengan bunga atau tanaman lain yang mempunyai serbuk sari, maka kemungkinannya Anda menderita alergi serbuk sari.Cara Mengatasi Gejala Alergi Serbuk Sari Secara Alami

Untuk mencegahnya semakin memburuk, berikut beberapa cara mengatasi gejala alergi serbuk sari, yang penting untuk Anda perhatikan, yaitu :

1. Mencuci sprei setidaknya seminggu sekali menggunakan air panas
Mungkin Anda tidak menyadarinya, bahwa ternyata, sprei adalah salah satu tempat yang paling mungkin menjadi sarang serbuk sari untuk berkumpul. Hasilnya Anda sering kali menderita bersin, dan menyebabkan sulit tidur. Untuk mengatasinya, mudah saja, cukup cuci sprei secara rutin, minimalnya seminggu sekali, dengan menggunakan air panas.

Jika Anda tinggal di halaman yang penuh dengan tanaman bunga, sebaiknya gunakan mesin pengering, agar serbuk sari tidak menempel kembali pada sprei yang sudah dicuci.

2. Segera mandi dan ganti baju sepulangnya ke rumah
Setelah Anda pulang ke rumah, segera, mandi dan ganti pakaian, karena mungkin saja, serbuk sari menempel pada rambut, atau juga pakaian Anda. Jadi untuk menghindari reaksi alergi, ada baiknya jika Anda segera mandi, dan bahkan keramas, lalu ganti baju dengan pakaian yang bersih.

Selain itu, cuci pakaian yang baru saja digunakan untuk keluar rumah, menggunakan air panas, tujuannya tidak lain, untuk mengusir serbuk sari yang mungkin menempel di pakaian tersebut.

3. Menutup jendela, ketika serbuk sari sedang banyak
Terutama bagi Anda yang tinggal di kawasan dengan banyak tanaman bunga. Maka cara mengatasi gejala alergi serbuk sari, yang patut Anda coba, yaitu segera tutup jendela, atau ketika tanaman mulai berbunga.

Teknik ini efektif untuk mengurangi risiko masuknya alergen ke dalam rumah, dalam hal ini serbuk sari. Serbuk sari ini, banyak bertebaran ketika pagi hari dan juga siang hari.

4. Menggunakan masker ketika berada di luar rumah
Apabila Anda beraktivitas dil uar ruangan, atau hendak bepergian ke luar rumah, ada baiknya lindungi diri, dengan menggunakan masker. Penggunaan masker ini mampu menyaring berbagai macam partikel yang ada di udara, salah satunya, serbuk sari.

Mengingat jenis-jenis masker yang ada saat ini cukup banyak, sebaiknya Anda mencari dan memilih masker yang tepat, dan nyaman untuk digunakan.

Sedangkan jika lokasi pertemuan berada di kawasan yang mempunyai banyak tanaman bunga, atau pepohonan yang menghasilkan serbuk sari, ada baiknya jika Anda menghindarinya, dan menyarankan untuk mengganti lokasi pertemuan.

5. Jaga kualitas udara di dalam ruangan
Tidak menutup kemungkinan, serbuk sari masuk ke dalam rumah. Untuk mengatasi dan meminimalkan risiko tersebut, Anda sebaiknya menjaga kualitas udara di dalam rumah. Salah satunya dengan rutin mengganti filter AC, atau bisa juga menggunakan humidifier yang mampu melembapkan udara, dan dilengkapi dengan filter penyaring serbuk asri.

Saat ini, cukup banyak filter AC atau juga humidifier yang sudah dilengkapi dengan fitur tersebut. Menggunakan alat tersebut, membuat kualitas udara di dalam rumah, atau di dalam ruangan, senantiasa terjaga. Anda atau anggota keluarga lainnya, jadi semakin terhindar dari reaksi alergi serbuk sari.

Hal ini tidak hanya berlaku di dalam rumah, Anda juga dapat menggunakan penyaring udara yang dilengkapi dengan filter serbuk sari di dalam mobil. Tujuannya tidak lain, untuk menjaga kualitas udara di dalam kendaraan. Hasilnya acara jalan-jalan jadi terasa lebih nyaman.

6. Jika ingin berolahraga lakukan pada sore hari
Untuk tetap menjaga kebugaran tubuh, tentunya Anda harus berolahraga secara rutin. Namun mengingat serbuk sari, sering kali bertebaran di pagi hari dan siang hari. Maka untuk mengatasinya, Anda dapat berolahraga di sore hari.

Jadi kegiatan berolahraga di luar ruangan tetap dapat Anda lakukan secara rutin. Bedanya, kali ini, Anda tidak akan berolahraga pada pagi atau siang hari, melainkan pada sore hari.

Jadi dari ulasan di atas jelas sudah, ada beberapa cara mengatasi gejala alergi serbuk sari yang sebaiknya Anda lakukan, secara rutin, guna meminimalkan reaksi alergi. Namun jika gejala terus muncul, walaupun Anda sudah menghindari hal-hal yang mampu menyebabkan alergi serbuk sari, seperti yang disebutkan di atas, ada baiknya jika Anda berkonsultasi dengan dokter terkait.

Tinggalkan komentar