Cara Mengatasi Gejala Gangguan Bipolar Dengan Terapi

Rumah Sakit Medan : RS Materna | Cara Mengatasi Gejala Gangguan Bipolar Dengan Terapi – Mengetahui bagaimana cara mengatasi gejala gangguan bipolar dengan terapi merupakan hal yang sangat penting. Terlebih lagi para pasien yang mengidap gangguan ini biasanya akan mengalami suasana hati berantakan, adanya perubahan pola tidur, pola pikir hingga perilaku.Cara Mengatasi Gejala Gangguan Bipolar Dengan Terapi

Orang yang mengidap gangguan tersebut ternyata juga akan menunjukkan rasa bahagia sekaligus semangat besar dari periode tertentu. Kemudian di sisi lain, mereka akan menunjukkan rasa kecewa, tanpa harapan, putus asa hingga sedih berkepanjangan.

Itulah mengapa kondisi tersebut tidak boleh dianggap sebelah mata begitu saja. Sebab jika dibiarkan begitu saja, akan berpengaruh terhadap iritabilitas sekaligus proses pengambilan keputusan secara asal. Apabila Anda ingin mengetahui bagaimana cara mengatasinya, maka silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Gejala Yang Timbul Akibat Bipolar

Sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasi gejala bipolar yang diderita oleh seseorang, maka sangat penting untuk mengetahui gejala terlebih dahulu. Sebagai informasi tambahan gangguan mental ini dapat terjadi karena sejumlah faktor tertentu.

Misalnya adalah faktor genetik, ketidakseimbangan kimia di otak, faktor lingkungan, adanya perubahan hormonal, tidak mempunyai kemampuan bagus dalam menangani stress hingga mengonsumsi zat psikoaktif. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut sejumlah gejala yang bisa timbul dari penyakit bipolar.

1. Fase Mania
Gejala yang pertama adalah ketika seorang pengidap bipolar masih di tahap mania ini biasanya akan menunjukkan sejumlah gejala seperti sangat bersemangat, senang tetapi mudah tersinggung dengan lain.

Mereka juga akan lebih mudah merasa gelisah, kehilangan nafsu makan, penurunan dari kualitas tidur, berbicara cukup cepat tentang suatu hal, berpikir banyak hal dalam satu waktu, melakukan tindakan berisiko (makan dan minum berlebihan, menghamburkan uang hingga hubungan seks bebas) serta merasa sangat penting sekaligus kuat.

2. Fase Depresi
Lain halnya dengan gejala yang ditimbulkan akibat fase depresi satu ini dimana beberapa gejala mungkin kebalikan dengan fase mania. Misalnya saja mereka akan sangat sedih, khawatir, hampa sekaligus putus asa.

Di samping itu, mereka juga akan kesulitan untuk tidur, bangun terlalu pagi atau justru terlalu banyak tidur, adanya peningkatan nafsu makan serta berat badan meningkat, tidak mempunyai minat untuk melakukan aktivitas apapun, berbicara lambat hingga kesulitan berkonsentrasi.

Bahkan mereka juga tidak mampu untuk melakukan suatu hal, meskipun merupakan tindakan sederhana. Lebih mudah putus asa atau tidak berharga serta paling parah selalu berpikir tentang adanya kematian.

Cara Mengatasi Gejala Gangguan Bipolar Dengan Terapi

Apabila sudah menunjukkan beberapa gejala di atas, maka sebaiknya gangguan tersebut harus segera diatasi lebih lanjut. Untuk mengatasi gejala di atas dapat dilakukan dengan melalui sejumlah terapi oleh seorang psikolog atau psikiater.

Nah berikut ini beberapa pilihan terapi yang bisa dipilih untuk mengatasi sejumlah penyakit diatas:

1. Interpersonal and Social Rhythm Therapy
Terapi satu ini mempunyai fokus pada stabilisasi ritme harian mulai dari bangun, tidur serta waktu makan. Rutinitas yang dilakukan secara konsisten tersebut akan membuat suasana hati jauh lebih baik. Selain pola makan dan tidur, juga bisa ditambah dengan aktivitas olahraga.

2. Cognitive Behavioral Therapy
Jenis terapi selanjutnya adalah cognitive behavioral therapy satu ini dimana fokus untuk mengganti keyakinan serta perilaku tidak sehat serta negatif agar menjadi sehat serta positif. Terapi inilah bisa membantu mengetahui apa sajakah yang memicu episode bipolar tersebut.

3. Psikoedukasi
Pada terapi ini, seorang terapis akan membantu dalam mempelajari gangguan bipolar yang dialami sehingga dapat membantu diri sera memahami kondisi. Dengan mengetahui apa yang terjadi ternyata dapat membantu memperoleh dukungan terbaik, melakukan identifikasi masalah hingga tetap melewati proses pengobatan.

4. Edukasi Untuk Keluarga
Selain terapi, dukungan serta komunikasi dari pihak keluarga akan membantu orang dengan gangguan bipolar agar bisa berpegang di dalam rencana perawatan. Tidak hanya itu saja, langkah inipun juga bisa membantu keluarga dapat mengenali tanda bipolar dengan baik.

Selain memahami bagaimana gejala dari penyakit mental bipolar, Anda sebaiknya juga harus memahami bagaimana cara mengatasinya. Selain cara mengatasi gejala gangguan bipolar dengan terapi, memberikan dukungan penuh merupakan hal penting dalam proses penyembuhan.

Tinggalkan komentar