Mengenal Lebih Dekat Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Rumah Sakit Medan : RS Materna | Mengenal Lebih Dekat Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) – Merokok adalah salah satu kebiasaan yang dilakukan banyak orang karena mampu membuat penghisapnya merasa bahagia. Tetapi, apakah Anda tahu bahwa merokok ini bisa menyebabkan penyakit. Salah satunya adalah penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Lalu apa itu penyakit paru obstruktif kronik? Inilah penjelasan detailnya.Mengenal Lebih Dekat Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Mengenal Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Apa itu?

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah kondisi peradangan di bagian paru-paru yang berlangsung dalam kurun waktu yang lama. Penyakit paru obstruktif kronik ini biasanya terjadinya karena keterbatasan aliran udara di paru-paru. Paparan gas, asap rokok, ataupun partikel dalam jangka waktu panjang memudahkan Anda terkena penyakit ini.

Penyakit ini biasanya memiliki ciri awal yang harus diwaspadai oleh banyak orang seperti kesulitan bernafas, bengek, dan batuk berdahak. Bila Anda memiliki ciri-ciri tersebut selama bulanan ataupun bahkan tahunan, maka Anda wajib memeriksakan diri ke dokter.

Penyakit ini sering menimpa pada perokok aktif dan pasif. Pasien PPOK ini lebih rentan terkena kanker paru paru, serangan jantung, dan beberapa penyakit lainnya. Jadi, Anda harus waspada terhadap serangan penyakit ini.

Ada dua penyakit yang meningkatkan resiko terkena penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) yaitu emfisema dan juga bronkitis kronis. Kedua masalah kesehatan ini sering terjadi bersama dengan tingkat keparahan sendiri. Banyak pasien PPOK bisa mengendalikan kualitas hidup lebih baik saat sudah menderita penyakit ini sehingga meminimalkan resiko terkena penyakit penyerta lainnya.

Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Penyakit paru obstruktif kronik ini biasanya lebih beresiko menyerang pada orang usia paruh baya yang memiliki kebiasaan merokok. Bila Anda berusia diatas 45 tahun, maka Anda harus waspada dengan penyakit ini.

Bahkan seiring berjalannya waktu, penderita PPOK ini akan beresiko terkena penyakit bawaan lain yaitu kanker paru-paru dan penyakit jantung. Penyakit paru-paru obstruktif kronik ini juga bisa meningkatkan terkenanya resiko COVID 19. Tentu saja resiko terkenanya 5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan Anda yang tak terkena penyakit ini.

Penyebab Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Konsumsi tembakau berlebihan tidak baik untuk kesehatan. Penyakit akan lebih mudah menyerang. Penyakit paru obstruktif kronis biasanya terjadi saat saluran paru-paru dan pernafasan rusak. Hal ini bisa meningkatkan resiko terjadinya penyakit lainnya. Ada beberapa faktor penyebab munculnya penyakit paru obstruktif kronis ini.

1. Kebiasaan Merokok
Merokok adalah habit umum yang dilakukan oleh banyak orang. Merokok menyerap zat yang ada di tembakau yang pastinya nitrogen ke dalam tubuh. Zat yang diserap masuk ke tubuh dan disaring oleh paru-paru. Kebiasaan merokok bisa menyebabkan PPOK. Bahkan perokok pasif pun juga beresiko terkena penyakit ini.

2. Polusi Udara
Polusi udara menjadi faktor resiko munculnya penyakit paru obstruktif kronis ini. Polusi udara bisa berasal dari asap kendaraan, debu, asap pabrik, dan juga asap industri. Polusi udara yang kotor ini juga bisa menyebabkan penyakit lainnya.

3. Penyakit Bawaan
Tak hanya itu saja, penyebab penyakit paru obstruktif kronis adalah adanya penyakit bawaan lainnya. Bila Anda menderita asma, infeksi HIV, kelainan genetik penyebab kekurangan protein alpha-l-antitripsin, dan tuberkulosis, maka Anda beresiko terkena penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

4. Riwayat PPOK
Terkadang ada penyakit yang muncul karena garis keturunan seperti diabetes dan kanker. Hal ini juga sedikit berlaku dengan PPOK. Bagi Anda yang memiliki keluarga dengan adanya riwayat PPOK, maka Anda harus waspada karena Anda beresiko terkena penyakit ini.

5. Usia
Faktor usia juga sangat berpengaruh. Penyakit paru obstruktif kronik ini rentan menyerang usia paruh baya diatas 40 tahun.

Gejala Penyakit Paru Obstruktif Kronik

Ada beberapa gejala munculnya penyakit paru obstruktif kronik. Inilah beberapa gejala yang patut diwaspadai.

  1. Susah nafas dan nafas tersengal-sengal terutama saat melakukan aktivitas fisik yang berat
  2. Batuk berdahak terus-terusan dan tak kunjung sembuh
  3. Mengi atau bengek
  4. Berat badan turun
  5. Lemas
  6. Nyeri di bagian dada
  7. Pembengkakan di bagian tungkai kaki dan pergelangan tangan dan kaki

Itulah tadi beberapa penyebab dan beberapa detail terkait terjadinya penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Tinggalkan komentar