Manfaat Puasa untuk Otak

RSU Materna : Rumah Sakit Medan – Manfaat puasa-Menahan lapar dan haus ketika berpuasa sebenarnya bukan hal yang sia-sia. Puasa bisa memberikan banyak manfaat untuk tubuh, tidak terkecuali untuk organ vital di tubuh seperti otak. Ketika sedang berpuasa, tubuh akan mendapatkan manfaat yang sangat luar biasa.

Manfaat Puasa untuk Otak

Hal tersebut disebabkan oleh asupan makanan dan minum yang terbatas. Kondisi ini memberikan banyak manfaat di organ tubuh secara umum, karena kinerja metabolisme di dalam tubuh berkurang dan tubuh bisa beristirahat.

Ketika suplai makanan lebih terbatas selama menjalani puasa, maka ini nantinya juga akan memberikan efek positif bagi otak. Beberapa manfaat puasa untuk otak ini antara lain:

1. Memperbaiki Sel-sel yang Ada di Otak
Manfaat puasa yang pertama adalah memperkuat kinerja sel di dalam otak. Asupan energi yang berbeda selama menjalankan puasa, berupa asam lemak untuk otak pada kenyataannya akan memberikan manfaat luar biasa.

Kondisi ini bisa terjadi karena asam lemak yang dipakai sebagai energi pada otak mengalami proses ketosis yang akhirnya memaksa otak melakukan proses perombakan atau autofagi di sel lama pada otak. Penggunaan sumber energi yang baru di otak berupa asam lemak bisa memberikan manfaat, sel lama otak dirombak sehingga mendukung sel otak bekerja optimal.

2. Mengurangi Kerusakan Pada Otak
Jika seseorang menderita penyakit saraf tertentu, manfaat puasa senin kamis ini akan membantu mengurangi kerusakan pada otak. Beberapanya adalah cedera pada otak dan juga stroke. Studi yang dilakukan pada hewan terdapat sebuah fakta jika puasa sebelum stroke iskemik bisa mengurangi kerusakan di otak dan membantu pemulihan pasca stroke.

Cara mengurangi kerusakan pada otak untuk penderita stroke bisa membantu mencegah terjadinya komplikasi. Hal ini termasuk kelumpuhan, kesulitan berbicara, menelan, nyeri atau mati rasa di area tubuh yang terpengaruh, permasalahan emosional, hilang ingatan, sampai kematian.

3. Meningkatkan Kemampuan Berpikir
Manfaat puasa syawal ini memang untuk menjaga kesehatan pada fungsi otak secara menyeluruh. Salah satunya adalah fungsi kognitif atau kemampuan dalam berpikir dan mengingat.

Puasa akan merangsang produksi protein yang ada di dalam sel saraf yang disebut dengan BDNF (brain-derived neurotrophic factor). Protein ini memiliki peran penting untuk proses belajar dan memori serta pembentukan sel saraf baru pada hippocampus, yaitu bagian otak yang mempunyai peran dalam pembelajaran dan juga memori.

4. Mencegah Alzheimer
Kombinasi dari ketiga manfaat puasa untuk kesehatan tadi akan memberikan manfaat yang super bagi tubuh yaitu mencegah penyakit alzheimer. Penyakit otak yang bisa menyerang siapa pun ini bisa dicegah karena sel yang ada di dalam otak sudah mengalami perbaikan, perombakan, dan juga pembaruan sel.

Sel lama yang tidak secepatnya dirombak oleh otak menjadi salah satu penyebab terjadinya penyakit alzheimer. Jika Anda menjalankan puasa selama sebulan penuh, maka risiko memiliki penyakit tersebut bisa ditekan dengan baik.

5. Lebih Tahan Stres
Tidak hanya untuk fungsi kognitif, BDNF yang nantinya diproduksi oleh tubuh ketika sedang puasa juga membuat sel saraf yang ada di dalam otak lebih tahan dengan stres. Hal tersebut karena BDNF akan membantu mengaktifkan jalur sinyal saraf yang nantinya merespons stres di dalam otak.

Sel-sel otak yang baru terbentuk juga akan cenderung lebih kuat, efisien, dan bisa mengatasi tekanan yang muncul sehari-hari. Bukan hanya itu saja, kadar lemak yang menurun saat sedang berpuasa bisa membuat sel tubuh terbebas dari tekanan.

Hal ini berarti sel-sel di dalam tubuh, termasuk otak menjadi jauh lebih sehat. Menurut, Texas Medical Center, seseorang yang memiliki sel-sel tubuh yang bebas dari tekanan cenderung memiliki umur yang lebih panjang.
6. Rasa Lapar Bisa Menstimulasi Sel Baru di Otak

Otak sebagai pusat pengatur perasaan lapar ini akan mendapatkan manfaat karena munculnya rasa lapar ketika Anda berpuasa seharian. Hormon lapar yang disebut dengan ghrelin akan memicu tubuh untuk mengalami proses autofagi.

Proses tersebut yang nantinya akan mendukung terjadinya penghancuran sel-sel tua di otak, sehingga di otak bisa dirombak dan menghasilkan sel baru yang berkualitas untuk membantu menjalankan fungsi vital pada otak dan ini bisa di dapatkan dari manfaat puasa.

Tinggalkan komentar