RS Materna Menghadirkan MRI Terbaru Berbasis AI Pertama di Medan

Gunakan MRI dengan Teknologi Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Diagnosis Pasien yang Lebih Akurat, RS Materna Medan Bekerja Sama dengan GE HealthCare.

Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan alat diagnostik yang akurat untuk indikasi tertentu sebagai upaya untuk menegakkan diagnosis maupun intervensi. Di dunia medis, MRI dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis apabila pasien memiliki gangguan pada otak, saraf tulang belakang, jantung, jaringan lunak dan organ lainnya.

MRI juga telah ditetapkan sebagai modalitas utama dalam bidang neuroradiologi karena memberikan pencitraan dengan sangat baik. Rumah Sakit (RS) Materna Medan menggunakan teknologi MRI dengan Deep Learning, teknologi MRI terbaru berbasis algoritma rekonstruksi yang memungkinkan radiglogis mendapatkan gambar tajam dan presisi, mempercepat waktu pemindaian hingga 50% dan memperlancar alur kerja dan meningkatkan pengalaman pemeriksaan yang lebih baik bagi pasien.RS Materna Menghadirkan MRI Terbaru Berbasis AI Pertama di Medan

Direktur Rumah Sakit Materna, Dr. John Baker Lim menjelaskan, penggunaan teknologi MRI terbaru berbasis algoritma rekonstruksi dapat mengurangi waktu pemindaian, dan akan memberikan manfaat baik kepada pasien maupun kepada operasional. Pasien akan merasa lebih nyaman, sementara di sisi lain dari operasional, rumah sakit akan semakin efektif dan bisa memeriksa lebih banyak pasien dengan waktu yang lebih cepat.

“Algoritma berbasis kecerdasan buatan dapat memberikan waktu pemindaian lebih cepat hingga 60%, dengan gambar lebih tajam dan jelas. Kita, di Rumah Sakit Materna Medan, merasa perlu ada upgrade teknologi untuk MR, mengingat banyaknya jumlah pasien rujukan, ” kata Dr. John Baker Lim.

Radiologist Rumah Sakit Materna, Dr. Janice Muliadi, SpRad menambahkan, peingkatan layanan MR di Rumah Sakit Materna dengan tambahan teknologi kecerdasan buatan ARDL merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan dan mempertajam dignostik, sehingga dapat mencegah penyakit katastropik tersebut menjadi lebih lanjut.

RS Materna Medan merupakan salah satu rumah sakit pertama di Medan yang memiliki teknologi ini. Kemudian, diagnosis yang lebih cepat juga penting dalam penanganan kasus-kasus katastropik, agar manajemen perawatan pasien lebih baik,” terangnya.RS Materna Menghadirkan MRI Terbaru Berbasis AI Pertama di Medan

Presiden Direktur PT GE Operations Indonesia, Putty Kartika mengatakan, “Sebagai penyedia teknologi kesehatan dengan pengalaman lebih dari 100 tahun di dunia, GE HealthCare berkomitmen untuk menyediakan teknologi canggih dan solusi kesehatan bagi para profesional kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan keterjangkauan layanan kesehatan di Indonesia.

Kami menyadari bahwa Indonesia memiliki tantangan menghadapi tingginya angka penyakit katastropik, sesuai dengan yang difokuskan oleh Kementerian Kesehatan, yaitu Kanker, Jantung, Stroke, dan Uro-Nefrologi, sehingga ketersediaan MRI dengan bantuan Artificial Intelligence sangat penting untuk membantu diagnosis yang lebih baik. Kami bangga bisa mendukung RS Materna Medan untuk memberikan layanan pasien terbaik. Dengan demikian, diharapkan semakin pasien yang tertangani dengan lebih cepat.”

Senior Product Leader MRI, GE Healthcare, Gatot Santosa mengatakan, “MRI 1.5T dengan artificial intelligence ini memiliki beragam kelebihan yaitu waktu pengambilan yang lebih singkat, hasil yang lebih tajam dan lebih jernih. Hal ini membuat diagnostik menjadi lebih baik dan mencegah pengulangan deteksi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Teknologi ini juga telah dikembangkan oleh 13 ahli dari seluruh dunia dimana 100% para ahli menyatakan teknologi ini mampu memberikan hasil yang jauh lebih baik dari teknologi generasi sebelumnya. “

“Tidak hanya memberikan manfaat bagi pasien dengan hasil yang lebih akurat, namun teknologi ini juga memberi manfaat bagi para Dokter Radiologi. AI tidak menggantikan dokter radiologi tetapi melengkapi keahlian mereka. Dokter radiologi tetap bertanggungjawab melakukan verifikasi akhir, teknologi ini merupakan salah satu teknologi yang paling mutakhir di bidang radiologi”, pungkas Gatot.

Tinggalkan komentar