10 Gerakan Fisioterapi Untuk Pemulihan Stroke

RS Materna : Rumah Sakit Medan | Fisioterapi untuk pemulihan stroke sangat penting dilakukan agar fungsi tubuhnya dapat dimaksimalkan kembali dan menjaga kualitas hidup penderita pasca serangan stroke. Gerakan fisioterapi dapat dimulai dari aktivitas sederhana yang cukup mudah dilakukan di rumah dengan bantuan keluarga, maupun secara mandiri. Berikut gerakan fisioterapi untuk pemulihan stroke.

Gerakan Fisioterapi Untuk Pemulihan Stroke

Aktivitas Fisioterapi Pasca Stroke

Terdapat 2 gerakan fisioterapi pasca stroke yang bisa dilakukan berdasarkan keperluannya, yaitu latihan aktif dan latihan pasif. Latihan aktif dilaksanakan bagi penderita serangan yang hanya mengalami kelemahan atau penurunan fungsi tubuh. Sementara latihan dan fisioterapi pasif diperlukan bantuan perawat, keluarga dan lainnya karena kelumpuhan (paralysis) pasca serangan.

Gerakan Fisioterapi Untuk Pemulihan Stroke

1. Knee Extensions
Duduklah di atas kursi yang nyaman, dan luruskan kaki sesuai kemampuan Anda. Kemudian turunkan kaki Anda secara perlahan menuju lantai. Ulangi gerakan yang sama pada kaki sebelah. Gerakan fisioterapi untuk pemulihan stroke ini harus dilakukan 10x hitungan pada masing-masing kaki.

2. Seated Marching
Tetap pada posisi duduk, angkat paha dan arahkan sejajar dengan posisi dada. Usahakan untuk mengontrol gerakan ini sebaik mungkin secara perlahan. Kemudian turunkan kaki lagi secara perlahan dan ulangi pada kaki sebelah selama 10x hitungan pada masing-masing kaki.

3. Knee to Chest
Gerakan ini dilakukan dengan posisi terlentang. Posisikan tubuh dengan nyaman dan terlentang, kemudian arahkan dan tekuk lutut mengarah pada dada semampu Anda. Turunkan perlahan-lahan dengan mengatur nafas. Silakan ulangi pada sisi kaki yang lainnya dengan masing-masing 10 kali hitungan.

4. Toe Taps
Masih menggunakan posisi terlentang, angkat kaki kiri dan silangkan di atas kaki kanan yang ditekuk 90 derajat. Pertahankan gerakan ini semampu anda dan turunkan secara perlahan-lahan. Ulangi pada kaki yang satunya pada masing-masing kaki dengan 10 kali hitungan.

5. Tabletop Circle Movement
Satukan kedua jari tangan Anda dan peganglah sebuah botol. Buat gerakan melingkar dengan mempertahankan kedua tangan tetap melingkari botol tersebut. Gunakan tangan yang sehat untuk mengarahkan dalam membentuk lingkaran tersebut.

Lakukan gerakan ini perlahan dan semampu Anda. Bila memungkinkan, Anda bisa melakukan sebanyak 10x putaran membentuk lingkaran ini.

6. Unweighted Bicep Curls
Mulailah pada posisi duduk dan tegakan lengan Anda 90 derajat secara perlahan dengan posisi berada di atas meja. Kemudian turunkan secara perlahan.

Lakukan gerakan ini sebanyak 10 kali sesuai dengan kemampuan. Latihan ini berfungsi untuk tetap menjaga kekuatan otot bisep dan trisep pasca stroke.

7. Open Arm Movement
Peganglah sebuah botol menggunakan tangan yang terkena serangan stroke. Arahkan lengan agar membuka kearah sisi samping tubuh dan arahkan kembali untuk menutup dan merapat dengan kedua tangan menjadi satu.

Gerakan membuka dan menutup ini dapat dilakukan dalam 10 kali hitungan dan bisa disesuaikan dengan kondisi Anda.

8. Weight Bearing Lean
Masih dengan posisi duduk. Angkat dan bebankan tubuh Anda pada area lengan yang terkena serangan stroke sembari kaki menahan sanggahan. Tahan selama 10 detik. Bila terasa belum memungkinkan seperti terjadi tegangan, lemas segera hentikan. Setelah 10 detik, arahkan satu tangan Anda yang lainnya untuk menahan tubuh selama 10 detik atau semampu Anda.

9. Tabletop Pushing Movement
Simpan botol yang berisi air di atas meja. Dorong botol tersebut menggunakan punggung tangan yang terkena serangan stroke kearah sisi kanan. Jika sudah di ujung meja, doronglah kembali menggunakan sisi sebaliknya.

Usahakan tidak mengangkat bahu selama melakukan gerakan ini. Cobalah melakukan kegiatan ini 5 kali hitungan dan sesuai dengan kemampuan Anda.

10. Tabletop Punching Movement
Gerakan ini dilakukan dengan mendorong botol menggunakan kepalan jari tangan. Tempatkan botol di atas meja dan dorong dengan tangan yang terkena stroke dengan cara mengepal. Posisikan tangan tetap menempel pada meja dan tidak ikut terangkat.

Ulangi gerakan ini sebanyak 5 kali dan sesuai kemampuan. Taruhlah kedua tangan di atas meja dan regangkan tangan yang terkena serangan menggunakan tangan yang sehat ke atas dan ke bawah sebanyak 5 kali hitungan sesuai dengan kemampuan.

Demikian gerakan fisioterapi untuk pemulihan stroke yang bisa diterapkan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar