RS Materna : Rumah Sakit Medan | Radioterapi Termasuk terapi yang banyak dilakukan oleh pengidap kanker sebagai usaha mengobati penyakitnya. Cara ini dilakukan dengan memberikan paparan radiasi sinar-X pada sel kanker untuk menghambat pertumbuhannya.

Namun, terapi ini membuat sel kanker sehat di sekitarnya juga ikut terkena paparan radiasi. Untuk cara mengatasinya Anda bisa melakukan cara mengatasi efek samping radioterapi sebagai berikut:
1. Mengatasi Efek Samping Kelelahan
Kelelahan termasuk efek samping radioterapi yang paling banyak dirasakan. Namun, kelelahan akibat perawatan kanker rasanya berbeda dengan kelelahan yang sering Anda rasakan setelah mengerjakan pekerjaan yang menguras banyak tenaga.
Kelelahan akibat radioterapi akan sulit dihilangkan, walaupun Anda telah mengistirahatkan tubuh seharian penuh.
Jika setelah melakukan radioterapi Anda merasakan kelelahan, biasanya dokter dan perawat akan menyarankan agar tidak melakukan aktivitas berat. Sebaiknya lakukan aktivitas ringan seperti membaca buku, meditasi, relaksasi, mendengarkan musik dan menonton televisi.
Namun, usahakan untuk tetap melakukan olahraga ringan agar tubuh lebih berenergi dan membuat Anda merasa lebih baik.
Selain itu, agar mengurangi kecemasan, Anda bisa melakukan kegiatan yang menenangkan atau hal yang disukai, seperti berkebun, meditasi, yoga, atau menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga. Namun, pastikan Anda tidak mengamalkan kegiatan yang membutuhkan banyak energi.
2. Mengatasi Rambut Rontok
Melakukan radioterapi juga menyebabkan rambut rontok, terutama di bagian yang sering terkena paparan radiasi. Untuk mengatasinya, gunakan sisir yang lembut dan bergigi jarang. Selagi melakukan terapi, hindari penggunaan hair dryer, catokan dan produk rambut lainnya yang dapat membahayakan kulit kepala Anda.
Gunakan sampo yang mengandung bahan-bahan lembut untuk kulit kepala dan setiap keramas keringkan rambut dengan handuk lembut dengan cara ditepuk-tepuk.
Jika tidak mau ribet, Anda bisa memotong rambut hingga pendek agar kepala terasa lebih ringan. Meski begitu, Anda bisa merasa tenang lantaran setelah perawatan kanker selesai rambut Anda dapat tumbuh sehat seperti semula.
3. Mengatasi Perubahan Kuku dan Kulit
Banyak orang mengalami efek samping kulit menjadi kering, gatal, mengelupas, berubah warna, dan melepuh setelah terapi Hal ini dapat terjadi lantaran sel kulit yang sehat ikut terpapar radiasi sehingga membuatnya rusak.
Cara mengatasi efek samping radioterapi ini dengan, membilas bagian kulit terpapar dengan air hangat dan bersihkan lagi menggunakan pembersih dengan pH rendah. Pastikan Anda menggosok bagian yang berubah warna dengan lembut, jika terlalu keras akan menyebabkan iritasi.
Sementara untuk kuku, sebaiknya potong kuku menjadi pendek demi mencegah kerusakan kuku lebih lanjut.
Sebaiknya, jika ingin melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci piring gunakan sarung tangan ataupun mengoleskan krim pelembap khusus kuku untuk mencegah kuku mudah patah.
4. Mengatasi Diare, Mual, dan Muntah
Diare, mual, dan muntah juga sering kali terjadi dan normal dirasakan orang yang menjalani terapi ini. Maka, untuk mencegah terjadinya dehidrasi, Anda dokter akan menganjurkan supaya minum 8 hingga 12 gelas air rutin setiap hari.
Daripada makan dengan porsi besar 3 kali sehari, dokter akan lebih menyarankan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil lebih banyak sekitar 6-8 kali sehari. Supaya tidak memicu munculnya mual dan diare hindari konsumsi makanan seperti makanan gorengan, makanan pedas dan manis.
5. Mengatasi Masalah Tenggorokan dan Mulut
Masalah kesehatan mulut yang sering muncul meliputi mulut kering, bau mulut, sariawan, susah menelan hingga infeksi gigi dan mulut juga termasuk efek samping radioterapi.
Supaya kondisi tersebut tidak semakin parah, hindari mengonsumsi makanan yang sulit ditelan dan yang dapat mengiritasi mulut seperti makanan manis, pedas, asin dan renyah.
Untuk menjaga kelembaban mulut, perbanyak minum air putih dan mengunyah permen karet tanpa gula, bersihkan gigi, gusi, dan lidah setiap selesai makan dan sebelum tidur menggunakan pasta gigi yang tidak mengandung deterjen dan alkohol.
Sebaiknya menggunakan air hangat untuk mencuci mulut setelah sikat gigi, jangan berkumur dengan cairan antiseptik, gunakan benang untuk membersihkan sela-sela gigi, berkumur secara rutin dengan larutan garam atau soda kue serta rutin memerika kesehatan gigi, gusi, dan mulut ke dokter gigi.
Itulah cara mengatasi efek samping radioterapi yang bisa dilakukan. Semoga bermanfaat.