Macam-Macam Syok yang Perlu Diwaspadai

RS Materna : Rumah Sakit Medan – Syok sendiri tidak lain, sebuah kondisi dimana tubuh seseorang tidak memperoleh aliran darah yang cukup. Kondisi tersebut terjadi lantaran sel tidak memperoleh cukup oksigen serta nutrisi, agar berfungsi secara normal, dan jika kondisi tersebut tidak segera ditangani, maka akibatnya bisa fatal.Macam-Macam Syok yang Perlu Diwaspadai

Macam-macam syok dibedakan berdasarkan penyebabnya, baik karena pendarahan, reaksi alergi, dehidrasi, atau bahkan infeksi berat. Termasuk ke dalam kategori gawat, dan harus segera memperoleh penanganan dari dokter, agar segera diberi pertolongan. Berikut adalah macam-macam syok, jika berdasarkan penyebabnya, seperti :

1. Syok Kardiogenik
Yang pertama akan dibahas, yaitu, syok Kardiogenik, terjadi ketika jantung, sudah tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. Penyebabnya tidak lain, karena rusaknya otot jantung, otot jantung mulai melemah, gangguan irama jantung, gagal jantung atau bahkan terjadinya infeksi pada jantung.

Adapun gejala tambahan, ketika seseorang terkena syok Kardiogenik ini, kurang lebih sama dengan serangan jantung, seperti nyeri di bagian dada seperti tertimpa beban, kemudian mulai menjalar ke bagian leher, punggung dan tangan, terasa sesak nafas, mual dan muntah, serta ujung kaki terasa dingin.

2. Syok Hipovolemik
Berikutnya ada Hipovolemik, kondisi tersebut terjadi ketika darah yang ada di pembuluh darah, tidak cukup membawa oksigen. Biasanya terjadi, ketika tubuh kehilangan banyak darah, atau cairan, seperti mengalami luka robek yang berat, atau juga kondisi medis tertentu, seperti terkena demam berdarah parah, serta mengalami dehidrasi berat.

Bisa juga disebabkan oleh hilangnya cairan atau juga darah dalam jumlah banyak, misalnya disebabkan oleh pendarahan akibat kecelakaan, diare, atau bahkan muntah darah.

Gejala yang muncul, ketika seseorang terkena kondisi seperti ini, yaitu suhu tubuh mulai menurun, detak jantung mulai terasa cepat, bibir dan kuku mulai membiru, dan terakhir kehilangan kesadaran.

3. Syok Neurogenik
Syok yang ketiga, yaitu Syok Neurogenik. Biasanya kondisi seperti ini disebabkan oleh kerusakan pada sistem saraf pusat, umumnya terjadi karena adanya cedera pada tulang belakang, misalnya saja karena kecelakaan saat berkendara atau aktivitas tertentu.

Syok yang satu ini, akan membuat pembuluh darah jadi melebar dan membuat kulit terasa lebih hangat, mengalami pembengkakan, dan kemerahan. Adapun gejala lainnya, yaitu detak jantung yang mulai melambat, dan tekanan darah yang menurun secara drastis.

4. Syok Anafilaktik
Berikutnya ada Syok Anafilaktik, atau sebuah komplikasi reaksi alergi berat, dan dapat mengancam nyawa seseorang. Kondisi seperti ini lebih disebabkan oleh reaksi yang berlebihan, dari sistem kekebalan tubuh terhadap penyebab alergi. Hingga nantinya akan muncul berbagai macam gejala, seperti sesak nafas, denyut nadi jadi lebih cepat, wajah mengalami pembengkakan, ruam pada kulit, bahkan muncul juga reaksi mual dan muntah.

Gejala tersebut muncul dalam hitungan menit atau bahkan detik, setelah pasien terpapar oleh alergen tersebut. Alergen yang dimaksud, seperti gigitan serangga ( seperti sengatan lebah), udang, juga kacang, obat obatan tertentu, atau juga minuman tertentu.

Seseorang atau pasien yang sudah beberapa kali mengalami alergi berat seperti ini, biasanya akan dibekali dengan suntikan epinefrin oleh pihak dokter. Dengan demikian, orang tersebut dapat segera menyuntikan obat yang dimaksud, secara mandiri, atau bisa juga meminta bantuan dari orang lain, ketika sewaktu waktu, reaksinya kambuh.

5. Syok Sepsis
Syok Sepsis sendiri, lebih dikenal dengan keracunan darah. Kondisi seperti ini biasanya disebabkan oleh adanya infeksi bakteri yang masuk ke aliran darah, dan membuat peradangan.

Ada cukup banyak jenis bakteri, yang dapat menyebabkan Syok Sepsis. Salah satu yang jarang terjadi, yaitu disebabkan oleh infeksi jamur atau virus. Karena infeksi tersebut, maka pihak penderita akan mengalami demam dan tubuh menggigil.

Kondisi seperti ini dapat terjadi pada siapa saja, baik pada orang tua dan anak-anak, atau bisa juga terjadi pada seseorang yang mempunyai kekebalan tubuh yang lemah. Seseorang yang mempunyai kekebalan tubuh lemah, misalnya, seseorang yang menjalani pengobatan kemoterapi atau imunosupresan, lalu ada juga penderita diabetes, Leukemia, AIDS, dan juga limfoma.

Demikianlah beberapa ulasan tentang beberapa macam-macam syok yang perlu diwaspadai. Jadi ketika Anda melihat seseorang yang mengalami syok, ada baiknya jika segera mencari pertolongan medis. Selagi menunggu, cek juga, apakah orang tersebut, masih dapat bernafas atau tidak. Jika nafas mulai tersengal, atau tidak, tidak ada salahnya beri pertolongan CPR, khususnya jika Anda sudah terlatih.

Tinggalkan komentar