RS Materna : Rumah Sakit Medan – Anda tentu saja menginginkan kinerja dari obat yang Anda konsumsi berfungsi secara maksimal. Cara kerja dari obat yang Anda konsumsi tersebut tergantung pada beberapa faktor seperti interaksi obat dengan makanan yang dikonsumsi.

Setelah makan obat akan melalui lambung dan menuju ke usus untuk dilakukan penyerapan. Sebagai obat akan diserap di lambung dan sebagian yang lainnya akan diserap di usus Anda. Bila tidak terdapat gangguan yang ada pada usus Anda pastinya obat yang Anda konsumsi akan diserap dengan baik.
Penting diketahui bahwa interaksi dengan makanan, sifat, dan efek obat akan menjadi salah satu penentu kapan waktu terbaik obat tersebut diminum yaitu sebelum maupun sesudah makan. Lantas apa Perbedaan Minum Obat Setelah Makan dan Sebelum Makan?
Aturan Obat Sebelum Makan
Maksud dari ketentuan obat diminum sebelum makan menandakan bahwa obat tersebut diminum saat kondisi lambung berada dalam keadaan kosong atau 30 hingga 60 menit sebelum makan hingga 2 sampai 3 jam setelah makan. Terdapat beberapa alasan mengapa obat dalam instruksinya harus diminum sebelum makan.
1. Terdapat makanan yang dapat mengganggu maupun menghambat kinerja obat yang akan dikonsumsi. Oba tersebut seperti paracetamol. Amoksisilin, eritromisin dan beberapa obat lainnya. Sehingga obat yang obat yang harus diminum sebelum makan akan diserap lebih baik ketika dikonsumsi sebelum makan, karena terdapat beberapa obat yang memiliki jalan yang sama dengan makanan yang akan dicerna oleh tubuh Anda.
2. Terdapat peningkatan penyerapan obat tertentu yang dapat menyebabkan obat diserap lebih banyak ke dalam tubuh Anda. Hal tersebut dapat menyebabkan peningkatan risiko timbulnya efek samping obat maupun efek toksik dari obat.
3. Terdapat makanan yang dapat mengurangi penyerapan obat di dalam tubuh sehingga efektivitas dalam tubuh Anda terhambat.
4. Beberapa obat-obatan tertentu yang berinteraksi dengan senyawa spesifik yang ada dalam makanan seperti antibiotika tetrasiklin, antibiotika golongan kuinolon.
Aturan Obat Sesudah Makan
Maksud dari obat yang diminum setelah makan sendiri merupakan obat dengan instruksi untuk dikonsumsi ketika perut masih terisi namun tidak boleh melewati 2 jam. Bila melebihi waktu 2 jam setelah mengonsumsi makanan maka makanan telah diolah serta diserap oleh tubuh sehingga dikatakan kondisinya sama dengan sebelum makan.
Makanan yang dikonsumsi tersebut termasuk makanan yang berupa roti dalam porsi kecil maupun makanan ringan lainnya tidak harus berupa makanan dalam porsi yang besar. Terdapat beberapa sebab mengapa obat yang Anda konsumsi memiliki intrusi setelah makan.
1. Merupakan bentuk pencegahan efek samping dari suatu obat. Beberapa efek samping dari suatu obat misalnya mual dan muntah sehingga dianjurkan untuk mengonsumsi obat tersebut dengan kondisi setelah makan untuk mengurangi efek samping dari obat.
Beberapa obat memiliki efek samping pada pencernaan yaitu iritasi lambung, meradang, bahkan tukak lambung seperti aspirin, asetosal, obat jenis NSAID (diklofenak, ibuprofen), obat steroid (prednisolon dan deksametason) sehingga bila diminum setelah makan maka makanan yang masuk ke dalam lambung tersebut dapat mencegah efek samping tersebut terjadi.
2. Meningkatkan penyerapan obat ke dalam tubuh dan juga akan lebih cepat menuju pembuluh darah setelah bercampur dengan makanan. Obat tersebut seperti obat HIV, obat anti epilepsi fenitoin dan juga obat hipertensi propanolol . dengan mengonsumsi obat setelah makan diharapkan akan memberikan khasiat lebih maksimal
3. Dapat mendukung kinerja obat
4. Memastikan obat yang Anda konsumsi dapat diserap oleh tubuh dan tidak terbuang percuma. Minum obat sebelum makan dapat membuat beberapa obat akan dikeluarkan dari tubuh dengan cepat. Beberapa obat yang disebutkan seperti obat kumur, nystatin cair, dan gel miconazole untuk sariawan atau ulkus di mulut akan lebih baik dikonsumsi setelah mengonsumsi makanan.
5. Akan membantu tubuh Anda dalam mencerna makanan. Misalnya obat-obatan untuk diabetes pada umumnya harus diminum setelah mengonsumsi makanan sehingga diharapkan dapat membantu tubuh dalam mengurangi kadar gula dalam darah usai makan.
Nah itulah informasi terkait Perbedaan Minum Obat Setelah Makan dan Sebelum Makan. Semoga bermanfaat dan bisa diterapkan ya agar penyembuhan bisa lebih optimal.