RS Materna : Rumah Sakit Medan | Jika selama ini Anda kerap mendengar cara merawat kesehatan reproduksi pada wanita, tapi kali ini berbeda. Ternyata tidak hanya wanita, bahkan pria pun memiliki keharusan dalam menjaga dan merawat organ reproduksi mereka. Berikut cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria dengan baik dan benar.

1. Hindari Merokok dan Konsumsi Alkohol
Hampir di setiap artikel kesehatan mengatakan bahwa rokok merupakan rintangan dalam menjaga kesehatan organ tubuh. Itu artinya apabila Anda ingin kondisi organ senantiasa sehat maka harus membatasi kegiatan merokok. Asap yang dihirup dari aktivitas merokok akan berdampak pada penurunan kualitas sperma sehingga berisiko terhadap menurunnya aktivitas produksi.
Artinya Anda akan mengalami tingkat kesuburan rendah dan sulit mendapatkan keturunan. Tentu Anda tidak ingin hal itu terjadi, bukan? Oleh karena itu Anda direkomendasikan untuk mengurangi bahkan menghindari aktivitas merokok serta konsumsi alkohol. Lakukan secara bertahap jika Anda merasa bahwa teknik ini sulit dijalani.
2. Kontrol Berat Badan
Mengapa perlu mengontrol berat badan untuk menjaga kesehatan organ reproduksi? Alasannya, tingkat kesuburan pada pria dapat menurun apabila mengalami masalah berat badan. Masalah yang dimaksud dapat berupa obesitas maupun kekurangan berat badan. Keduanya dapat berdampak negatif pada kualitas sperma yang ada pada organ reproduksi pria.
Kondisi tersebut dapat diakibatkan oleh status gizi yang kurang baik sehingga kualitas sperma juga menurun dan mengurangi tingkat kesuburan pria. Lantas, bagaimana cara mengetahui berat badan normal atau tidak? Jadi, Anda bisa mengetahui berat badan normal maupun tidak dengan menggunakan cara perhitungan menggunakan kalkulator indeks massa tubuh.
3. Pastikan Testis dalam Keadaan Sejuk
Tahukah Anda bahwa jumlah sperma yang dihasilkan juga dipengaruhi oleh suhu testis? Jadi, sebagai seorang pria terutama yang sudah menikah tentu harus memperhatikan hal tersebut dengan baik. Peluang mendapatkan keturunan menjadi lebih besar dengan suhu testis yang lebih rendah dari 34 derajat celcius dibandingkan bagian tubuh lainnya.
Cara mendapatkan suhu testis yang tepat, yakni dengan membatasi mandi air hangat. Selain itu bagi Anda yang bekerja full time dengan posisi duduk selama berjam-jam maka sebaiknya mengambil jeda sejenak untuk berdiri. Apabila Anda tidak ingin berdiri saja, bisa juga dengan berjalan ke tempat lain.
Lalu jika Anda bekerja di area dengan suhu tinggi, luangkan waktu beberapa menit untuk beralih ke tempat yang lebih sejuk. Jangan lupa pula untuk mengenakan celana dalam yang nyaman dan tidak terlalu ketat.
4. Hindari Paparan Racun
Paparan racun bisa saja terjadi apabila Anda kerja di lokasi pabrik yang dipenuhi bahan kimia. Namun Anda tentu sudah mengenakan alat pelindung khusus guna mencegah terpapar langsung dengan bahan kimia berbahaya.
Bahan kimia yang tergolong racun itu antara lain pestisida, logam berat seperti timbal dan merkuri serta beberapa zat radioktif. Paparan dari bahan berbahaya tersebut tentu dapat mengurangi tingkat kesuburan Anda. Jadi, pastikan Anda melindungi diri sendiri dari beberapa kemungkinan buruk.
5. Pola Makan Sehat dan Olahraga
Pola makan dapat mempengaruhi berbagai kondisi organ tubuh termasuk organ reproduksi. Jadi tidak ada salahnya jika Anda menjaga pola makan sehat serta olahraga rutin untuk meningkatkan kesehatan organ. Perlu diketahui bahwa sperma berkualitas berasal dari sari pati makanan sehat yang dikonsumsi secara rutin.
Pola makan yang sehat adalah dengan mengonsumsi minimal lima porsi sayur dan buah setiap hari, protein, karbohidrat dan daging rendah lemak. Selain itu Anda juga direkomendasikan untuk olahraga rutin guna meningkatkan kualitas sperma. Namun perlu diingat bahwa olahraga secara berlebihan juga dapat menghasilkan hormon steroid dalam jumlah banyak yang mana dapat mempengaruhi tingkat kesuburan.
6. Jalani Proses Sunat
Sunat adalah teknik pemotongan bagian lipatan kulup pada penis yang merupakan tempat bakteri berkembang biak sehingga memicu penyakit menular seksual. Oleh karena itu sunat tidak hanya menjadi sebuah keharusan dalam ajaran agama tertentu tapi juga dalam dunia kesehatan.
Itulah beberapa cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria. Semoga penjelasan di atas dapat dijadikan panduan dalam menjaga kesehatan organ reproduksi pria.